1/01/2021

Cara Monetisasi Youtube Tanpa 1000 Subscribe

Marzuki.web.id, Depok - Pengen tahu cara monetisasi youtube tanpa 1000 subscribe? Simak terus artikel ini. Memiliki subscriber sebanyak 1000 tentu bukan hal mudah, apalagi video kamu belum ditemukan di mesin pencari Google atau Youtube. Atau kamu masih Youtuber pemula yang belum mengetahui cara memaksimalkan / mengoptimasi video yang kamu unggah agar bisa mendapat banyak view.

Ya, buat kamu para pemilik channel Youtube, agar kanal kamu bisa layak mendapatkan monetisasi iklan Google Adsense, salah satu syarat saat ini yang kamu harus penuhi adalah memiliki jumlah subscriber sedikitnya 1000 orang.

Bagi kamu yang baru memulai membuat channel, mengupload video, share link video kamu ke media sosial dan aplikasi pesan namun tetap saja yang berlangganan ke channel kamu tidak banyak mengalami perubahan, kamu memerlukan solusi ini.


Cara Dapat Uang Dari Youtube Tanpa Adsense


Kamu bisa melakukan beberapa hal dibawah ini pada channel Youtube kamu, tanpa mengandalkan iklan Google Adsense.
  1. Monetisasi dengan Link Affiliate. Afiliasi merupakan cara termudah yang sering digunakan oleh para digital marketer, misalnya kamu mengulas sebuah handphone terbaru yang baru saja kamu unboxing, kemudian jika ada yang bertanya dimana belinya, kamu bisa arahkan ke link afiliasi toko online kamu.
  2. Jualan Produk Fisik. Misalnya Kabel HDMI 5 Meter dan lain lain.
  3. Jualan Produk Digital. Misalnya kamu jualan e-book yang kamu buat untuk perawatan ikan Cupang.
  4. Payout Dari Sponsorship. Barusan saya nonton salah satu video modifikasi motor, salah satu sponsornya adalah Permainan Tangkas.
  5. Jual Kursus. Misalnya kursus merawat tanaman Aglaunema.
  6. Jual Jasa. Misalnya Jasa Perbaikan Listrik di kota tempat tinggal kamu.
  7. Jadi Pembicara. Misalnya kamu menjadi pembicara blog marketing untuk UMKM.
  8. Komersilkan Video Anda. Misalnya kamu meliput sebuah restoran secara lengkap, kemudian kamu mendapatkan voucher makan dari restoran tersebut.

Cara Mendapatkan Uang Dari Youtube Dengan Google Adsense


Cara dapat uang dari Youtube Google Adsense, cara mendapatkan uang dari Youtube Google Adsense memberi syarat kamu harus memiliki pelanggan sebanyak 1000 orang. Siapa saja, dimana saja, saat ini seperti itulah salah satu syarat yang Youtube minta dari para pemilik channel yang ingin channelnya dimonetisasi dengan menggunakan Google Adsense.

Banyak sekali Youtuber pemula yang berlomba-lomba membuat channel, mengupload video dengan aneka macam konten dengan tujuan ini. 

Ya mereka ingin iklan Adsense muncul dalam video mereka, apakah itu berupa video, teks atau banner. Namun apakah hal ini mudah dilakukan?

Selain membutuhkan kreativitas, kesabaran, konsistensi dan modal yang relatif besar, belum tentu hasil akhirnya bisa dipetik dengan manis.

Salah satu teman saya, personil pemegang Trombon band Ska tanah air, saat artikel ini dibuat, saya tidak melihat iklan muncul padahal subscribernya sudah 2600-an.

Ada faktor lain perlu diperhatikan juga disamping jumlah subscriber.
 

Jasa Monetize Youtube


Buat kamu yang merasa kesulitan mendapatkan 1000 subscribe, kamu gak perlu khawatir. Sebab kami mempunyai solusi buat kamu.

Bukan hanya itu, kami akan membuat channel kamu lolos monetisasi sehingga kamu tinggal fokus membuat konten sebanyak-banyaknya agar pundi-pundi Rupiah masuk ke rekening kamu.

Kami menyediakan jasa monetize Youtube bagi Youtuber tanah air.

Cara Monetisasi Youtube Tanpa 1000 Subscribe - Jasa Monetize Youtube

Profil Kami


Kami terdiri dari praktisi SEO dan Youtuber yang sudah banyak membantu pemilik channel dan pemilik website agar banyak mendapatkan pengunjung/views.

Salah satu klien yang pernah ditangani adalah perusahaan otomotif roda dua tanah air.

Cara Monetisasi Youtube Tanpa 1000 Subscribe - Jasa Monetize Youtube

Biaya & Kontak


Silahkan menghubungi WA ke 08121345587 untuk informasi harga dan teknis lainnya. Lokasi kantor kami berada di kota Depok, Jawa Barat.

Demikianlah artikel cara monetisasi Youtube tanpa 1000 subscribe. Semoga bermanfaat bagi kita semua.

10/05/2020

Perum Taman Tirta Malang Berkonsep Penghijauan

Perum Taman Tirta Malang Berkonsep Penghijauan - Hunian dengan konsep penghijauan kian menarik minat masyarakat. Penyebabnya, konsep penghijauan akan memberi suasana asri untuk lingkungan di sekitarnya. Rasa nyaman dan sejuk pun bakal terasa oleh semua penghuninya.

Perum Taman Tirta Malang Berkonsep Penghijauan
via jatimtimes


Konsep penghijauan ini jugalah yang kemudian tercipta oleh kompleks yang bertempat di Desa Ngenep, Karangploso, Malang. Perumahan yang ikut ambil andil dalam merealisasikan perumahan hijau daerah Malang tersebut ialah Perumahan Taman Tirta. " Perum Taman Tirta akan terisi dengan penghijauan.

Taman Tirta bakal tertanam pohon-pohon besar hijau sampai dengan ke titik dekat-dekat sumber," ungkap Rully Rachmat W, manajer Taman Tirta.

Lokasi perumahan yang hanya membutuhkan waktu 5 menit dari jalur besar Karangploso, 10 menit dari exit tol Surabaya-Malang serta 10 menit ke Kota Wisata Batu layak dijadikan tempat hunian atau investasi.

Perum Taman Tirta Malang Berkonsep Penghijauan


Dengan merealisasikan konsep penghijauan agar ekosistem terjaga dan udara sehingga jadi semakin sejuk dan semakin dapat memanjakan pembelinya.

"Oleh karena tersebut kami berkomitmen kompleks kami bakal berkonsep penghijauan, bakal berkonsep ekosistem yang baik sampai-sampai udara baik untuk warga perumahan kami, user-user kami dan lingkungan sekitar, ekosistemnya bakal tetap baik dengan adanya penghijauan yang tidak sedikit sekeliling kompleks kami," papar Rully.

Properti yang seolah-olah Back to Nature ini membanderol harga setiap unit rumahnya dengan tipe bervariasi dan harga yang paling ramah untuk kantong warga Malang. "Harga lokasi tinggal murah kami mulai dari tipe 24 dengan harga Rp 150,5 juta dan tipe 30 pun ada tipe 36 dengan harga Rp 214,5 juta dan Rp 234 juta," terangnya.

Dengan harganya yang sedemikian terjangkau, lokasi tinggal murah tipe 24 itu telah berakhir terjual sejumlah 50 unit melulu dalam masa-masa 7 hari. Namun demikian, masyarakat masih berpeluang memilih lokasi tinggal murah tipe 30 dengan harga Rp 214,5 juta dan tipe 36 dengan harga Rp 234 juta. "Jadi guna mempunyai hunian pada Taman Tirta masih tidak sedikit pilihan dengan harga lokasi tinggal murah kami," imbuhnya.

Tak melulu itu, ada pula lokasi tinggal komersil premium tipe 40 dengan harga Rp 396 juta. Tipe 50 lokasi tinggal dua lantai ekuivalen Rp 400 juta lebih, dan tipe 65 lokasi tinggal dua lantai ekuivalen Rp 600 juta lebih. "Sehingga calon penghuni atau calon pembeli kami mempunyai tidak sedikit pilihan pada Taman Tirta," timpalnya.

Peningkatan Penjualan Perum Taman Tirta Malang


Menurut Rully, pada bulan Oktober ini penjualan Taman Tirta ada dugaan mengalami peningkatan. Infrastruktur pun bakal segera rampung. "Penghijauannya pun akan segera terlaksana supaya bisa terwujud. Taman Tirta ini sarat dengan hijau, sarat dengan udara yang sejuk, dan gemericik suara air," pungkasnya.

Untuk info lebih lanjut hubungi 081259599479 atau dapat kunjungi stan pameran Perum Taman Tirta Malang pada Malang Town Square (Matos).

9/23/2020

Cara Menghitung Diskon - Menjadi Konsumen Cerdas

Cara menghitung diskon - Bagi sebagian besar orang, shopping di pusat perbelanjaan akan menimbulkan kebahagiaan tersendiri. Secara rutin tiap akhir pekan beberapa gerai di pusat perbelanjaan memberikan potongan harga yang membuat kita ngiler buat berbelanja. Sebuah merek sepatu ternama misalnya, tertera tulisan diskon 50 persen + 10 persen. 


Cara Menghitung Diskon - Menjadi Konsumen Cerdas
Ilustrasi Penawaran Diskon


Siapa yang tidak tergugah untuk menambah koleksi sepatu branded di rumah? Sepatu favorit kamu seharga 900 ribu rupiah ada tulisan besaran diskon disampingnya.

Namun apa 50 persen + 10 persen artinya kamu bakal dapat diskon 60 persen ? Saat kamu melakukan pembayaran di kasir, kamu harus merogoh Rp 405 ribu, bukan Rp 360 ribu seperti yang kamu duga sebelumnya.

Tips : Tanyakan dulu hasil akhir sebuah item barang yang sedang promo setelah didiskon, agar kamu tidak merasa kecele.

Pusing ? Nominal potongan harga sulit dihitung secara cepat tanpa kita melakukan coret-coretan dulu, apalagi kalau nilai matematika kita dulu pas-pasan, hehe just kidding.

Jenis diskon yang sering kita jumpai :

  • Diskon …%  atau …% off
  • Diskon …% + …%
  • Buy … Get … Free
  • Promo Cashback
  • Diskon ... untuk Pembelian Berikutnya
  • Discount Up to …% All Item


Simak tips cara menghitung Diskon dikutip dari Danaxtra :

  1. Diskon ....% atau ....% off. Tipe diskon ini bisa kita hitung diluar kepala. Caranya cukup mudah (potongan harga/100) X harga. Jadi kalau kamu mengincar sepatu yang memberikan diskon 60 persen atau 60 persen off, maka kamu menghemat 540 ribu rupiah, sehingga nominal akhir yang harus kamu bayar adalah Rp 900 ribu - (60 persen X 900 ribu) = Rp 360 ribu.
  2. Diskon …% + …%. Ini cara menghitung diskon untuk contoh kasus diskon 50 persen + 10 persen diatas. Hasil akhir setelah didiskon bukan 60 persen, tapi barang didiskon 50 persen terlebih dahulu. Lalu hasilnya didiskon kembali sebesar 10 persen. Jadi untuk sepatu branded seharga Rp 900 ribu diatas kalau kita lakukan perhitungan adalah sebagai berikut : Diskon pertama sebesar 50 persen X Rp 900 ribu = Rp 450 ribu, diskon yang kedua sebesar 10 persen dari Rp 450 ribu = Rp 45 ribu. Jadi total keseluruhan diskon yang kamu dapatkan adalah Rp 450 ribu + Rp 45 ribu = Rp 495 ribu. Jadi nominal yang harus kamu bayar adalah Rp 900 ribu - Rp 495 ribu = Rp 405 ribu.
  3. Buy … Get … Free. Promo ini mudah sekali kita hitung. Kita tinggal mengalikan harga item dengan jumlah item yang akan kita dapatkan. Lalu kurangi total nominal harga item dengan harga item yang wajib kita bayar. Jadi kalau kita melihat sebuah blus dengan tipe diskon buy 1 get 1 free, sebetulnya sama saja kita membeli dua buah blus sekaligus dengan harga yang sama, namun kita melakukan pembayaran seharga 1 buah blus saja. Nilai diskon seperti ini adalah 50 persen. Bagaimana kalau promonya Buy  3 Get 2 Free. Nah untuk blus cantik yang kita incar dan juga teman-temannya, kita tinggal jumlahkan total nominal harga item. Contoh Rp 300 ribu X 3 = Rp 900 ribu. Dengan kita melakukan pembayaran Rp 900 ribu, namun kita mendapatkan 5 item blus senilai 5 X Rp 300 ribu = 1,5 juta rupiah. Jadi total penghematan yang kita dapatkan adalah 600 ribu rupiah. Nilai diskon sesungguhnya adalah 40 persen. Hanya agar terlihat tidak membebani otak, membeli 5 blus sekali transaksi.
  4. Promo Cashback. Promo jenis ini akan sangat menggiurkan karena biasanya kita menyangka akan mendapatkan uang dalam bentuk tunai, padahal kenyataannya tidak. Umumnya bentuk cashback yang diberikan dalam bentuk voucher. Misalnya setiap berbelanja Rp 100 ribu, kita akan mendapatkan cashback senilai Rp 250 ribu. Cashback bisa juga diberikan dalam bentuk poin pada akun toko online kita. Bisa juga dalam bentuk kredit yang akan dimasukkan pada kartu kredit yang kita miliki (cashback credit card). Sesungguhnya keuntungan akan menjadi kurang adil jika kita hitung dalam bentuk persentase, karena keuntungan yang kita dapatkan bukan dalam bentuk uang tunai. Jika voucher tersebut kita tebus tidak berkaitan dengan apa yang kita butuhkan, maka disitu voucher jadi kurang berguna.
  5. Diskon ... untuk Pembelian Berikutnya. Contoh bentuk diskon lain adalah pembelian berikutnya diskon 50 persen. Untuk promo ini, kita bisa melakukan penghitungan berapa persen diskon sesunggunhnya yang akan kita dapatkan. Kita hitung dulu diskon untuk item barang kedua, lalu kita cari persentase sebenarnya keseluruhan nilai 2 barang. Contoh untuk pembelian 1 buah blus. Harga barang sebesar Rp 300 ribu, kemudian diskon 50 persen untuk pembelian item dengan harga yang sama persis saat pembelian selanjutnya. Maka berapa sih keuntungan yang kita dapatkan? Pembelian item pertama sebesar Rp 300 ribu, pembelian item kedua = (50/100) X Rp 300 ribu = Rp 150 ribu. Total seluruh uang yang kita bayarkan adalah Rp 300 ribu + Rp 150 ribu = 450 ribu rupiah. Jadi kalau kita seharusnya harus mengeluarkan kocek sebesar Rp 600 ribu untuk 2 item blus, dengan adanya promo ini cuma perlu membayar Rp 450 ribu. Sebetulnya berapa sih keuntungan sebenarnya yang kita dapatkan ? Hemat = 600 ribu rupiah - 450 ribu rupiah = 150 ribu rupiah. (150 ribu rupiah/600 ribu rupiah) X 100 persen = 25 persen. Jadi saat kita ditawari tipe diskon 50 persen untuk barang selanjutnya dengan harga sama, sesunggugnya kita hanya mendapatkan diskon sebesar 25 persen untuk pembelian 2 item blus yang sama.
  6. Discount Up to …% All Item. Kita mungkin langsung melotot melihat tulisan Discount Up to 70% All Item pada sebuah gerai, serta langsung merasa ingin memborong semua item di gerai tersebut. Sebab menurut kita hal itu jarang sekali terjadi. Eiits, sabar dulu. Jangan salah paham. Setelah tulisan diskon jangan kita lupakan ada kata -  kata "up to". Jadi ini adalah diskon maksimal di gerai tersebut. Kata - kata "up to" tidak ditujukan untuk semua item, walaupun memang ada beberapa item yang diskon hingga 70 persen, namun kenyataannya mungkin ada yang hanya 10 persen, 25 persen dan atau 50 persen. Yang terjadi banyak yang gelap mata melihat penawaran ini, sehingga melupakan adanya tulisan "up to". Bisa jadi diskon besar ditujukan untuk barang dengan murah atau barang yang sudah lama tersedia namun belum habis terjual. Penting untuk menahan nafsu berbelanja, tetap gunakan akan sehat.


Cermat Cara Menghitung Diskon Sebelum Membayar



Dengan semakin kreatifnya para pelaku pemasaran mengemas aneka model diskon saat membuat promo, memerlukan kehati-hatian serta cek dan ricek dari calon konsumen. Belum tentu sebuah pomosi diskon memberikan banyak keuntungan buat kita.

Kita perlu melakukan perhitungan hasil akhir sebuah promosi lebih dahulu, alih-alih melakukan penghematan, yang terjadi justru pemborosan. Membeli barang yang memang kita butuhkan lebih baik walaupun diskonnya kecil daripada mendapat diskon besar untuk barang yang jarang kita pakai.

Demikianlah artikel cara menghitung diskon, semoga bermanfaat bagi kita semua.